Sabtu, 16 Juni 2012

POTENSIOMETRI


Potensiometri adalah suatu cara analisis berdasarkan pengukuran beda potensial sel dari suatu sel elektrokimia. Metode potensiometri digunakan untuk  menentukan konsentrasi suatu ion (ion selective electrode), pH suatu larutan, dan  menentukan titik akhir titrasi.
  • Alat-alat yang diperlukan dalam metode potensiometri adalah :
  1. Elektrode pembanding (refference electrode)
  2. Elektroda indikator  (indicator electrode)
  3.  Alat pengukur potensial 
  •  Elektroda Indikator terdiri dari :
ü  Elektroda ion logam
·         Paling umum digunakan adalah elektroda logam perak
·         Respon baik untuk ion perak (Argentometri)
·         Respon lain terhadap ion-ion yang membentuk senyawa perak yang sukar larut
ü  Elektroda lembam (Inert)
·         Biasanya menggunakan platina
·         Digunakan untuk mengukur reaksi redoks
·         Kurang baik untuk reduktor kuat
ü  Elektroda selaput/ selektif ion
·         Hanya peka pada salah satu ion saja
·         Paling banyak digunakan adalah indikator gelas untuk pengukuran pH
·         Kelemahan : muncul kesalahan alkali, kesalahan ini timbul karena elektroda gelas memberikan respon terhadap konsentrasi ion alkali dalam larutan yang bersifat basa.


Potensiometri adalah satu cara elektrokimia untuk analisa ion secara kuantitatif berdasarkan pengukuran potensial dari elektroda yang peka terhadap ion yang bersangkutan. Potensiometri digunakan untuk menentukan konsentrasi suatu ion, pH larutan, dan titik akhir titrasi.
Elemen yang digunakan dalam potensiometri adalah elektroda pembanding, elektroda Indikator, Jembatan garam dan larutan yang dianalisis. Elektroda pembanding dibagi menjadi dua, yaitu elektroda pembanding primer dan elektroda pembanding sekunder (elektroda kalomel dan elektroda perak).
Elektroda Indikator dibagi menjadi dua, yaitu elektroda logam dan elektroda membran. Elektroda Logam  terdiri dari tiga macam, antara lain  elektroda jenis pertama, kedua, dan ketiga. Sedangkan elektroda membran dibagi menjadi elektroda membran kaca, elektroda membran padat, elektroda membran cair dan elektroda membran gas.
          Proses titrasi potensiometri dapat dilakukan dengan bantuan elektroda indikator dan elektroda pembanding yang sesuai. Cara potensiometri ini bermanfaat bila tidak ada indikator yang cocok untuk menentukan titik akhir titrasi.
Potensiometri titik ekuivalen bukan titik akhir titrasi,,,yaitu dengan mencatat perubahan pH yang terjadi lalu di buat kurvanya,,,,lalu bagaimana contoh kurvanya??????
Yuuuuukk kita liat contoh kurva potensiometri..................
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar